11 June 2019

Fakta Tentang Hari Pendidikan Internasional

Posted by Reny Mony under: Uncategorized .

hari pendidikan internasional
Hari Pendidikan Internasional

Hari Pendidikan Internasional – Pengajaran yaitu aspek yang tidak bisa dipisahkan dari pembangunan suatu bangsa. Tanpa pengajaran yang pantas, negara tidak dapat mencetak penerus yang berkompeten dan siap membangun negara ke arah lebih bagus. Masalah pengajaran malah sering kali jadi bahasan penting dalam sebagian kans.

Dalam tingkat internasional, bahasan tentang dunia pengajaran menjadi perhatian banyak pihak. Yang terkini, PBB meresmikan tanggal 24 Januari diperingati sebagai hari Pengajaran Internasional. Segera, apa saja fakta tentang perayaan ini?

Baca juga : saint monica sunter review

Baru diatur pada Desember 2018
Hari Pengajaran Internasional yang jatuh pada 24 Januari ini masih seumur jagung. Pasalnya, penetapan hari internasional baru dijalankan pada Desember 2018 lalu. Tercetusnya perayaan ini bertepatan dengan diselenggarakannya Global Education Meeting yang berlangsung pad 3-5 Desember di Brussels, Belgia. Majelis Biasa PBB sendiri meresmikan lahirnya perayaan hal yang demikian pada tanggal 3 Desember.

pantun jenaka

Alasan di balik tercetusnya Hari Pengajaran Internasional
Disepakatinya Hari Pengajaran Internasional bukan tanpa alasan. Harapan untuk membuka jalan masuk pengajaran yang berkwalitas dan merata di semua pelosok negara di dunia jadi tujuan utama lahirnya perayaan yang dicetus oleh Nigeria dan 58 member PBB lainnya hal yang demikian.

Artikel lainnya : Saint Monica School Jakarta

Kecuali itu, pengajaran juga masuk dalam 17 skor SDG (Sustainable Development Goals) PBB dengan sasaran memberikan ruang seluasnya bagi tiap-tiap orang untuk mengenyam pengajaran. SDG ini yaitu rencana rentang panjang yang berlangsung sampai 2030 akan datang.

Mengajak seluruh pihak menyimpan perhatian pada pengajaran
Dengan dilegalkannya Hari Pengajaran Internasional, PBB menghimbau terhadap semua pihak bagus pemerintah ataupun instansi publik bahu-membahu dalam menyukseskan pengajaran yang pantas bagi masyarakat dunia. Seperti diinfokan dari en.unesco.org, H.E. Tijjani Muhammad Bande selaku perwakilan Nigeria untuk PBB mengatakan bahwa Hari Pengajaran Internasional ialah langkah permulaan untuk membuka mata dunia bahwa pengajaran masuk dalam aspek krusial dari pembangunan berkelanjutan.

Saint Monica School Jakarta

Pengajaran tidak cuma sekadar hak manusia
Lebih lanjut, Muhammad Bande juga menenkan bahwa pengajaran tidak cuma sekadar hak asasi yang dimiliki tiap-tiap manusia tetapi jauh dari itu. Menurutnya, pengajaran ialah jalan untuk pembangunan berkelanjutan yang berguna bagi kehidupan. Kecuali Muhammad Bande, Direktur UNESCO kawasan New York Marie Paule Roudil juga menyatakan hal senada mengenai pengajaran.

Artikel lainnya : St Monica Kelapa Gading

Baginya, dilema pengajaran dunia bukan hanya perkara mengejar sasaran SDG yang dicanangkan sampai 2030 saja. “Meningkatkan pengetahuan, skill, skor serta perilaku untuk pengembangan berkelanjutan pada praktik dan penciptaan penemuan jadi hal krusial untuk tujuan secara global,” paparnya dikutip dari en.unesco.org.

pantun nasehat

Tantangan pengajaran global era sekarang
Walaupun perkembangan pengajaran secara global mengalami kemajuan kongkretnya masih ada masalah yang semestinya dipecahkan. PBB lewat lansiran resminya pada en.unesco.org mencatat sebanyak 750 juta buah hati-buah hati dan orang dewasa belum kapabel membaca dan menulis. Disamping itu, ada 262 juta buah hati-buah hati dan remaja yang putus sekolah sebab berjenis-jenis elemen.

bilangan prima

Masalah pengajaran yang masih timbul di era modern ini sepatutnya untuk dilihat dengan serius. Keterlibatan pemerintah dan instansi berskala national serta global diperlukan supaya terwujudnya pengajaran yang berkwalitas dan merata bisa dinikmati oleh masyarakat dunia.

Baca : Sekolah katolik di Kelapa Gading

Did you like this? Share it:

Leave a Reply